Indonesia

Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, terletak di garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Terdiri dari 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.

Sabtu, 29 Agustus 2009

Tiga pulau yang masih berada dalam kawasan Indonesia dijual

Tiga pulau yang masih berada dalam kawasan Indonesia dijual lewat internet. Ketiga pulau itu adalah Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui yang semuanya terletak di Kepulauan Mentawai.

Penjualan 3 pulau itu diiklankan di situs privateislandonline.com dengan judul 'Islands for Sale in Indonesia'. Dalam iklan di situs itu, masing-masing pulau tersebut dijual dengan harga yang bervariasi. Pulau Makaroni yang memiliki luas 14 hektar dihargau US$ 4 juta, Pulau Silionak yang memiliki luas 24 hektar dibandrol US$ 1,6 juta dan Pulau Kandui yang memiliki luas 26 hektar dihargai US$ 8 juta.

Iklan juga menampilkan peta Indonesia dan disertai foto keindahan pulau tersebut. Pulau Makaroni misalnya, selain memiliki air laut yang berwarna indah, beberapa bungalow juga sudah terbangun di sepanjang pinggir pantai pulau tersebut.

Sementara Pulau silionak dan Pulau Kandui juga tidak kalah indahnya. Meski gambar kedua pulau tersebut diambil dari kejauhan, tapi nampak keindahan yang terpancar dari dua pulau yang sama-sama terletak di kepulauan Mentawai ini.

Selain menjual pulau-pulau milik Indonesia, situs privateislandonline.com juga menjual beberapa pulau milik negara lain. Misalkan Pulau Rusukan Besar milik Malaysia yang dijual seharga US$ 5 juta, Pulau Rangyai di Thailand yang dijual seharga US$ 160 juta, dan dua pulau lagi yang terletak di negara Bahama dan Tahiti.

Tak cuma itu, dalam situs tersebut juga menyediakan layanan pencarian pulau di dunia untuk dibeli, lengkap dengan luas tanah serta harga yang dibanderol.

Di Indonesia pada 2007 lalu juga sempat heboh dengan dijualnya dua pulau yakni Pulau Panjang dan Meriam Besar yang dijual oleh Karangasem Property melalui situs www.karangasemproperty.com.

Pulau Panjang di Sumbawa, NTB tertulis seluas 33 hektar. Sedangkan Meriam Besar yang juga berada di Sumbawa, NTB tertulis seluas 5 hektar. Setelah ramai diberitakan, pemilik situs Karangasemproperty.com yang adalah warga Belanda meminta maaf dan meralat pulau yang diiklankan bukan dijual tapi dibuka untuk penanaman investasi.



Read More...

KEMERDEKAAN???

Upacara Bendera 17 Agustus, berkumandangnya lagu Indonesia Raya, detik-detik Proklamasi, gelora salam Merdeka, derap langkah nasionalisme, renungan jasa para pahlawan, tabur bunga di makam pahlawan, berkobarnya semangat persatuan, panjat pinang, lomba makan kerupuk, dangdutan, perlombaan olah raga, serta berbagai kegiatan mengisi hari kemerdekaan

Proklamasi Kemerdekaan, yang kita peringati setiap tanggal 17 Agustus, adalah sebuah peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia. Proklamasi, telah mengubah perjalanan sejarah, membangkitkan rakyat dalam semangat kebebasan.




KEMERDEKAAN memiliki beragam makna. Proklamasi 17 Agustus 1945 yang dibacakan Soekarno tidak secara eksplisit menerangkan apa makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Ketika Soekarno menyatakan kemerdekaan bangsa Indonesia, tentu yang dimaksudnya adalah kemerdekaan dari penjajahan Jepang.

Apa makna kemerdekaan bagi kita? Sebagai bagian terbesar dari bangsa Indonesia, umat Islam dapat mengambil makna kemerdekaan tersebut dari Alquran. Dalam kitab suci ini ditunjukkan berbagai kisah kemerdekaan orang-orang terdahulu yang dapat mengilhami kita, bagaimana seharusnya menjadi bangsa merdeka di era globalisasi.

Tugas terberat dari sebuah bangsa merdeka sesungguhnya adalah bagaimana mempertahankan kemerdekaan dirinya sebagai bangsa merdeka, serta bebas dari hegemoni internal dan eksternal yang menindas. Merdeka dari hegemoni penindasan internal berarti bebas dari penguasa-penguasa pribumi yang bertindak dan bertingkah laku laksana penjajah asing.

Kita memerlukan pemerintahan yang sayang dan cinta kepada rakyatnya sendiri. Tidak hanya cinta sebatas bibir, namun juga mencintai dan mengayomi dalam bentuk dan tindakan nyata.

Makna kemerdekaan adalah awal terwujudnya mimpi membangun bersama NKRI untuk kesejahteraan rakyat. Menjaga keamanan seluruh warga dalam lindungan sistem hukum yang adil dan kokoh. Bukan personifikasi kekuasaan individual ke dalam sistem seperti terjadi di wilayah Yudikatif dan eksekutif, atau rancangan sikut-menyikut di legislatif. Diperlukan keinsyafan massal tentang pentingnya kesadaran bersama dalam mengelola seluruh potensi bangsa.




Read More...

MERDEKA.!!!

MERDEKA.!!!

begitulah para pejuang jaman perjuangan meneriakkan yel-yel ketika bertemu dengan rekannya. tetapi, kata-kata itu bertolak belakang dengan penggunaan jaman sekarang. kata merdeka sering dipakai dalam produk-produk MLM yang notabene adalah pembohongan publik. merdeka dihari tua, merdeka di masa muda, atau merdeka untuk menikmati hidup dengan mengikuti program dari kami (MLM).. hi.hi.hi.. lucu juga.

merdeka diatas adalah merdeka ketika mereka berhasil mencapai titik ketika mereka bisa menikmati hasil dari perjuangan dalam program-progam MLM. tapi selanjutnya.?? apa mereka bisa merdeka ketika tsunami atau bom meledak di lingkungan mereka… hi.hi.hi.. lah.. kok malah ngomongin MLM.. *tendang+injek2 MLM nggak jelas*

sekarang kan bangsa Indonesia sedang merayakan hari kemerdekaan yang ke 61. kebiasaan kalau ada moment-moment tertentu yang emosi kita terbawa didalamnya. pasti ada suatu pertanyaan besar yang kurang lebih ” Apa Yang Sudah Kita Lakukan.??” dari pertanyaan tersebut akan merembet ke pertanyaan-pertanyaan selanjutnya. dan jawabannya pastilah akan bervariasi. kurang lebih tergantung kita yang sadar akan pertanyaan yang diajukan dan jawaban yang diperoleh di dalam diri sendiri. Ok’ lanjut saja.

Bangsa Indonesia
1. Apa yang sudah dan akan kita lakukan untuk bangsa Indonesia ini.?
2. ??

dilanjutin sendiri aja. yang pasti akan banyak point-point yang dihasilkan apabila kita benar-benar merenung tentang arti perjuangan dan kemerdekaan.
Me sendiri sedih.. sedih yang teramat dalam ;)).

Tapi marilah kita Sejenak Berdoa buat para Pahlawan Perjuangan yang dengan sepenuh hati Berkorban untuk kesatuan NKRI. semoga cita-cita mereka akan selalu dikenang oleh penerus-penerus bangsa. Amien…

eh.. ada gambar teks proklamasi

Proklamasi


Read More...

Makna 17 Agustus...Apa Ya????

Bulan Lalu sedang hangat-hangatnya pelaksanaan berbagai acara untuk menyambut tanggal 17 Agustus sebagai perayaan hari ulang tahun kemerdekaan RI. Acara ini biasanya berbentuk berbagai macam perlombaan yang diikuti oleh semua jenang usia mulai anak-anak sampai orang tua. Rame, rame sekali terutama bagi Anda yang tinggal diperkampungan atau pedesaan pasti akan merasakan suasana gegap gempita ini.

Selain gegap gempita perlombaan-perlombaan itu, apalagi yang terpikir oleh kita terhadap tanggal 17 Agustus ini ? Apakah itu…

Upacara Bendera ? Tanggal merah, berarti libur nasional ? Bendera merah-putih berkibar di mana-mana ? Suasana meriah ? Atau Apa ?

Apakah sedemikian ringgannya makna 17 Agustus bagi kita semua bangsa Indonesia jika hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial dan formalitas sesaat saja, tanpa ada efek kebaikkan di masa datang ….?

Pernahkah kita berpikir tentang perjuangan para pahlawan perang kemerdekaan di masa lalu ? Sehingga seharusnya makna 17 Agustus itu bisa lebih mendalam, antara lain :

1. Rasa Syukur

Kemerdekaan Indonesia yang akhirnya dikumandangkan tanggal 17 Agustus 1945 adalah buah pengorbanan para pahlawan. Para pahlawan yang berjuang tanpa meminta balas jasa, yang mengorbankan apa saja bahkan nyawa mereka sendiri karena melihat penderitaan bangsa ini akibat kekejaman penjajah, terutama Belanda dan Jepang saat itu. Coba saksikan film perjuangan Jendral Sudirman yang demikian heroik dan mengharukan, dalam kondisi sakit masih bergerilya memimpin perang melawan penjajah Belanda. Demikian besar jasa mereka bagi kita semua sehingga sudah seharusnya kita mengucapkan, “Puji syukur kehadirat Mu Allah, Engkau telah mengkaruniakan kepada kami para pahlawan yang rela berjuang demi terlepasnya bangsa Indonesia dari kesengsaraan. Terima kasih pahlawan, karena engkaulah kami sekarang bisa merasakan sesuatu yang lebih bermakna dan lebih baik.

Walaupun negara penjajah (Belanda dan Jepang) dahulu kala, lebih banyak membuat penderitaan bagi bangsa Indonesia tetapi ternyata ada sedikit sisi-sisi positif yang mereka tinggalkan di Indonesia tercinta ini. Pembangunan jalan dari Anyer sampai Pamanukan adalah ide Belanda saat itu yang sampai sekarang masih bisa kita manfaatkan keberadaan jalan tersebut. Kemudian pembangunan sarana infra struktur lain seperti jalur kereta api dan pabrik-pabrik gula pasir adalah ide dari penjajah juga. Walaupun para penjajah hanya memberikan sebatas ide dan pemikiran barangkali, karena yang melakukan pembangunannya adalah rakyat Indonesia dengan cara kerja paksa, kita patut berterima kasih juga kepada mereka atas ide dan pemikirannya terhadap pembangunan infra struktur kala itu.

2. Rasa Peduli

Perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi lepasnya bangsa Indonesia dari penderitaan penjajah seharusnya bisa kita teladi dan ditindaklanjuti. Saat ini memang bukan masa perang kemerdekaan, tapi perang terhadap kemiskinan dan kebodohan juga harus diperjuangkan. Kalau bukan kita yang memperjuangkan perang tersebut lalu siapa lagi ? Mengandalkan uluran tangan pemerintah yang penuh keterbatasan bahkan penuh dengan masalah, adalah hal naif. Sehingga mari kita mulai dari diri sendiri. Sebagai pemilik Blog, kita juga bisa turut melawan kebodohan dengan membuat blog yang bermanfaat, tidak hanya memposting hal-hal yang sifatnya curhat, tapi memposting hal-hal yang bisa turut mencerdaskan bangsa Indonesia.

3. Saat Untuk Introspeksi

Mumpung masih dalam suasana perayaan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 63, mari kita introspeksi bersama-sama terhadap semua hal yang telah kita lakukan sampai dengan saat ini untuk bangsa tercinta ini. Bagi pemerintah, introspeksi dirilah, apakah saat ini rakyat sudah merasakan keadilan dan kesejahteraan atau malah sebaliknya semakin sengsara. Bagi rakyat, introseksi dirilah, apa yang telah dikorbankan bagi negeri ini, atau jangan-jangan negeri ini yang telah dikorbankan untuk kepentingan pribadi. Jangan sampai azab Tuhan mendahului introspeksi diri kita, karena kita tidak pernah mau berubah ke arah yang lebih baik.

Lalu, apalagi makna 17 Agustus bagi Anda….?

Read More...

Post

Comment

 

© 2009 Fresh Template. Powered by Blogger.

Fresh Template by NdyTeeN